bisnisedia.com

Sabtu, 06 April 2013

FAKTA-FAKTA LINGKUNGAN


Assalamu 'alaikum! How's today? Sudahkah kalian berjumpa dengan lingkungan sekitar? Wah, tentu sudah ya! Kan, sudah siang hampir sore. Oke deh, TTP; saya ingin membahas mengenai fakta lingkungan.

Apa itu lingkungan? Lingkungan adalah segala sesuatu yang ada di sekitar kita, baik berupa komponen biotik maupun abiotik. Nah, karena lingkungan sangat dekat dengan kita, maka kita harus menjaganya. Bukan merusaknya.

Namun, zaman sekarang, lingkungan sudah mulai rusak. Sampah ada di mana-mana. Gas-gas karbon monoksida terus menerus keluar dari pasukan kendaraan. Padahal, gas karbon monoksida merupakan gas yang mematikan dan termasuk salah satu polutan udara.

Tapi, bukan polusi yang ingin dibahas sekarang, melainkan fakta-fakta lingkungan yang terjadi di permukaan bumi ini.

Berikut fakta yang pernah saya baca dalam sebuah buku



  • Pencemaran udara (smog) besar yang terjadi pada tahun 1952 di London telah menewaskan lebih dari 4000 jiwa.
  •  Peristiwa pencemaran air oleh limbah merkuri di Teluk Minamata, Jepang telah menewaskan sekitar 1800 jiwa selama periode 300 tahun. Hal serupa pernah terjadi di Danau Ontario, Kanada pada tahun 1970, tetapi hanya mencemari ikan dan biota danau.
  • Setiap hari, diperkirakan bahwa 50 - 100 spesies flora dan fauna akan punah sebagai akibat dari campur tangan manusia.
  • Sekitar 50 juta ton produk kertas atau setara dengan 850 juta pohon digunakan oleh masyarakat dunia.
  • 400.000 jiwa anak-anak meninggal dunia setiap harinya akibat gangguan kesehatan yang diakibatkan oleh pencemaran lingkungan.
  • Diperkirakan hampir 80% atau setara dengan 7 buah lapangan sepak bola, hutan di Bumi telah hancur. Sebanyak 2000 pohon ditebang setiap harinya di dunia.
  •  Sumber air tidak layak untuk dikonsumsi makhluk hidup, terutama manusia.
  • 75% perikanan dunia telah diambil dari perairan. Tidak hanya air, kemungkinan ikan juga akan punah.
  •  Tidak sedikit sumber makanan modern saat ini mengandung zat kimia dan bersifatkarsinogenik (penyebab kanker dalam jangka waktu panjang).
  • Penggunaan lahan untuk bangunan semakin meningkat.
  • Pertumbuhan penduduk dunia, terutama di Indonesia, yang kian meningkat memberikan kontribusi sampah setiap hari.
  •  Tingkat konsumsi masyarakat dunia saat ini meningkat. Kita mungkin sering melihat iklan setiap hari di berbagai media.

Duh, duh, duh ...! Ternyata fakta-fakta yang saya sebutkan di atas hanya sebagian dari isu dan peristiwa lingkungan yang terjadi di Bumi ini. Wah, wah ...!


Fakta Lingkungan Hidup Yang Menyedihkan Yang Terjadi di Bumi dalam Setiap Detiknya adalah:


  •   390 ribu m3 CO2 diemisikan ke udara
  • 1.629 m3 gletser di Greenland mencair
  •  710 tons O2 berkurang dari atmosfer
  •  2.300 m2 lahan produktif menghilang
  •  5100 m2 hutan alami lenyap
  •  1,3 kendaraan bermotor dan 4,2 televisi diproduksi
  •  Kenaikan populasi mencapai 2,4 orang (200 ribu jiwa perhari)

FAKTA LAIN

  • Peningkatan kecil rotasi bumi diakibatkan ketidakseimbangan isi kandungan perut bumi yang terkuras, bisa mempengaruhi kita dengan berbagai cara. Banjir dahsyat yang menenggelamkan segalanya, atau gletser-gletser yang menghilang selamanya. Itu bisa berarti kekurangan air, pangan dan merajalelanya penyakit serta meluasnya kelaparan. Beberapa spesies hewan dan tanaman menjadi punah.
  • Terjadinya perubahan pola peruntukan tanah, di mana sekarang lebih banyak orang-orang hidup di kota-kota besar dibanding dengan di daerah pedesaan. Kota-kota penuh sesak sehingga harus memperluas areal untuk perumahan ke wilayah pedesaan dengan mengorbankan tanah pertanian. Kota besar yang kumuh dan kotor mengganggu kesehatan manusia dan menimbulkan bibit-bibit penyakit baru.
  • Produksi minyak mengalami peningkatan tahun 2008 dan 2018 akan mencapai puncaknya, dan itu berarti awal dari penurunan. Ini bisa menjadi pencetus suatu resesi energi global, konflik antar negara yang memperebutkan lahan minyak dan juga sumber makanan. Minyak sangat penting bagi setiap bangsa untuk melanjutkan aktivitas produksinya, termasuk pertanian dan peternakan. Kedepannya, menipisnya kandungan minyak di bumi bisa mempengaruhi hidup seluruh manusia di bumi secara signifikan.
  • Mobil mempunyai andil sebesar 3/4 dari semua gas buang yang dipancarkan alat transportasi. Sejak saat ini, dunia akan dipenuhi lebih dari satu milyar mobil yang berkeliaran di jalan-jalan di tahun 2030 dan akan bertambah hingga satu milyar lagi di tahun 2050. Hal berhubungan dengan 75% peningkatan CO2 selama setahun di atmosfer berasal dari pembakaran bahan bakar fosil (minyak bumi, gas bumi dan batu bara), sedangkan sekitar 20% CO2 yang memasuki atmosfer bumi berasal dari pembakaran BBM pada mesin-mesin kendaraan bermotor, selebihnya 80% emisi CO2 bersumber dari pembakaran bahan bakar fosil oleh mesin pembangkit tenaga listrik.
  • Karena peningkatan suhu udara akibat meningkanya kadar CO2, maka sedikit uap air bertahan di udara untuk membentuk awan. Hal ini berarti hujan akan menjadi lebih sedikit, dan secara langsung berakibat hasil produksi pertanian juga menurun. Akan terjadi di sekitar tahun 2020 di mana terjadi suatu periode yang sulit dan air bah tiba-tiba meningkat di semua bagian dari benua Eropa, karena mencairnya es di Kutub Utara. Sedangkan populasi penduduk bumi akan mencapai 7,7 milyar orang.
  • Sejak Hari Bumi yang pertama tahun 1970 hingga awal millennium baru, manusia telah membuat peningkatan emisi (gas buang) rumah kaca sebesar 70%.
  • Atmosfer bumi sekarang mengandung 40% lebih banyak CO2 dibandingkan dengan di awal Revolusi Industri.
  • Hasil pembakaran bahan bakar fosil dewasa ini menambah hampir 6 milyar ton CO2 ke dalam atmosfer bumi setiap tahunnya. Hanya separuhnya yang diserap oleh hutan-hutan dan samudera.
  • Hutan hujan pernah meliputi 14% dari permukaan bumi. Sekarang hanya tersisa sekitar 6% dan menurut perkiraan para ahli hutan hujan yang tersisa itu akan habis dikonsumsi kurang dari 40 tahun. 1 sampai 1,5 hektar hutan hujan lenyap setiap 1 detik sebagai konsekuensi tragis pembangunan di negara-negara industri dan berkembang.
  • Hampir separuh dari semua jenis flora, fauna dan mikro organisme akan musnah atau pasti terancam kepunahan dalam seperempat abad ke depan disebabkan oleh penebangan hutan-hutan hujan.
  • Perkiraan para ahli bahwa kita sedang kehilangan 137 jenis tanaman, hewan dan serangga setiap harinya karena penebangan hutan-hutan hujan. Atau sama dengan 50.000 jenis setiap tahunnya. Seiring dengan lenyapnya spesies-spesies di hutan hujan, demikian juga dengan berbagai macam pengobatan penyakit-penyakit yang mengancam hidup manusia. Sekarang ini, 121 obat-obatan yang dijual ke seluruh dunia berasal dari tanaman obat-obatan. Sementara itu 25% dari perusahaan obat-obatan di Barat mengambil bahan dari ramuan tanaman dari hutan hujan, dan lebih sedikit 1% dari pohon-pohon dan tanaman-tanaman tropis ini telah diuji coba oleh para ilmuwan.
  • Penebangan hutan yang merajalela sekarang ini menyumbang 20% polusi pemanasan global diakibatkan oleh terhambatnya penyerapan kembali CO2.
  • Wabah penyakit terus bertambah baik ragam maupun jumlahnya karena polusi udara, air dan tanah meningkat, terutama sekali terjadi di negara-negara dengan pendapatan rendah.
  • Di tahun 2030 sekitar 18% dari gugusan karang laut akan lenyap karena perubahan iklim dan lingkungan. Dalam 2030 ini populasi penduduk dunia akan mencapai 8,3 milyar.
  • Tahun 2040 laut di Kutub Utara akan mengalami musim panas yang pertama tanpa es.
  • Karena menghilangnya gletser dan terjadi musim kering yang panjang, produksi listrik dari pembangkit listrik tenaga air akan berkurang.
  • Luas padang pasir di permukaan bumi mengalami peningkatan disebabkan menaiknya suhu bumi. Pada akhir tahun 2007, Australia kehilangan 25% produksi pangannya karena hal ini.
  • Kadar karbon monoksida (CO) di atmosfer bumi terus meningkat.
  • Efek berbahaya dari aktivitas manusia dapat mempengaruhi sistem global dengan cara yang negatif. Perang, sebagai contoh, dapat menghancurkan bumi dalam berbagai jalan; pembunuhan massal, berkembangnya kelaparan dan penyakit, pembakaran bahan bakar fosil secara besar-besaran oleh mesin-mesin perang, termasuk juga pembabatan hutan dan pengambilan batu-batuan dan tanah untuk perbaikan kembali infrastruktur yang rusak.


Nah, supaya nggak makin parah, yuk, kita jaga lingkungan kita agar tetap sehat, indah, dan nyaman untuk ditinggali! Kalian tahu tidak? Sebagian besar dari pencemaran lingkungan diakibatkan oleh kelalaian manusia. Kasihan, kan! Kalau kelalaian ini berdampak pada makhluk hidup dan benda mati lainnya?

1 komentar: