bisnisedia.com

Sabtu, 20 April 2013

Pencemaran Laut Timor Lebih Dahsyat dari Teluk Mexico


Pencemaran Laut Timor Lebih Dahsyat dari Teluk Mexico

JAKARTA, BL- Ledakan sumur minyak Montara di Laut Timor 2009 jauh lebih dahsyat dari ledakan sumur Deep Horizon di Teluk Mexico 2010.

Hal tersebut disampaikan Ketua Yayasan Peduli Timor Barat (YPTB), Ferdi Tanoni yang selama ini aktif mengadvokasi kasus pencemaran  Laut Timor.

Tanoni menjelaskan sebagai perbandingan, petaka tumpahan minyak akibat ledakan sumur minyak Deep Horizon di Teluk Mexico,kedalaman sumur yang meledak itu mencapai 7,6 Km dan menyemburkan minyak mentah 25.000-30.000 barel atau 3.95.-4.74 juta liter per hari selama 78 hari.

Sementara kedalaman sumur minyak  yang meledak di Laut Timor hanya 2,5 Km saja, namun kita semua dibohongi bahwa tumpahan minyak mentah yang disemburkan hanya 2.000 barel atau 316.000 liter saja per hari selama 74 hari,tanpa diperkuat oleh sebuah studi yang independen dan transparan untuk mengukur besarnya semburan minyak Montara yang telah mencemari Laut Timor.

Tanoni yang juga mengutip sebuah laporan dari jaringan YPTB yang menyatakan, para ahli perminyakan di Australia dan Amerika Serikat memperkirakan bahwa sekurang-kurangnya petaka tumpahan minyak Montara di Laut Timor 2009 lalu dua kali lebih dahsyat dari petaka yang sama persis terjadi di Teluk Mexico pada tahun 2010”

Pernyataan ini didasari pada dangkalnya sumur minyak Montara yang meledak itu hanya berukuran 2,5 Km saja, bila dibandingkan dengan dalamnya sumur minyak Deep Horizon,di Teluk Mexico yang mencapai 7,6 Km namun menyemburkan minyak mentah hingga 3.950.000-4.740.000 liter per hari.

“Itu artinya kekuatan semburan sumur minyak dari sumur Montara di Laut Timor tiga kali lebih dahsyat dari pada yang terdapat di Teluk Mexico,urai Tanoni melalui keterangan tertulisnya yang diterima Beritalingkungan.com.

Penulis Buku Skandal Laut Timor,Sebuah Barter Politik Ekonomi Canberra-Jakarta ini lebih lanjut mengatakan pernyataan dari para ahli perminyakan Australia dan Amerika Serikat ini diperkuat dengan hasil laporan dan rekomendasi komisi penyelidik Australia yang menyatakan bahwa besarnya semburan minyak Montara 2009 tidak diketahui secara pasti.

“Dikarenakan tidak ada satu pun studi yang independen dan kredibel yang dapat dipertanggung jawabkan untuk menyatakan berapa besar sesungguhnya semburan minyak Montara per hari yang telah mencemari Laut Timor”,ujar Tanoni mengutip hasil laporan komisi penyelidik Australia yang dibentuk Pemerintah Federal Australia itu.(Marwan Azis)

Tidak ada komentar:

Posting Komentar